Kategori
Manajemen
Tanggal Pendaftaran
07 Oktober - 26 Oktober 2026
Dalam menjalankan program-program pembangunan dan kemanusiaan, Organisasi Masyarakat Sipil di Indonesia berinteraksi langsung dengan kelompok masyarakat yang beragam, termasuk kelompok rentan seperti perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan kelompok marjinal lainnya. Interaksi ini membawa tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa program yang dijalankan tidak menimbulkan risiko baru atau memperburuk kerentanan yang sudah ada. Tanpa pemahaman yang memadai mengenai safe programming, safeguarding, dan prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI), organisasi berisiko menjalankan kegiatan yang secara tidak disadari mengabaikan dinamika relasi kuasa, memperkuat ketimpangan, atau bahkan membuka celah terjadinya kekerasan berbasis gender (GBV) dan eksploitasi.
Realitas ini menunjukkan bahwa keamanan dalam penyelenggaraan program bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi yang menentukan sejauh mana sebuah program benar-benar berpihak pada kelompok yang dilayaninya. Semakin banyak organisasi dan donor menempatkan safeguarding dan GEDSI sebagai bagian dari standar akuntabilitas program, sehingga kemampuan menerjemahkan prinsip ini ke dalam praktik kerja sehari-hari menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan, baik oleh staf lapangan, pengelola program, maupun pengambil keputusan di tingkat organisasi.
Pelatihan "Program Aman, Bukan Pilihan: Membangun Safeguarding dan GEDSI dalam Praktik" hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Pelatihan ini dirancang secara aplikatif, memadukan sesi di dalam kelas dengan praktik langsung di luar kelas, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep secara teoretis, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam praktik nyata—mulai dari tahap perencanaan, implementasi, hingga monitoring, evaluation, and learning (MEAL)—sehingga prinsip safe programming dan perspektif gender benar-benar terintegrasi dalam siklus program, bukan sekadar menjadi jargon administratif.
Melalui pelatihan ini, peserta diajak untuk membangun kesamaan pemahaman dan pendekatan bersama tim internal maupun organisasi mitra, sekaligus membawa pulang alat bantu praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari untuk memastikan program yang dijalankan benar-benar aman, inklusif, dan berkeadilan bagi semua pihak yang dilayani.
Materi Pelatihan
Fasilitas Pelatihan :
28 Oktober - 30 Oktober 2026
Offline
10
Trias H.Utomo
Rp 4.500.000